Kebutuhan Masker Tinggi, Nengah Tamba Berdayakan UMKM

Kebutuhan Masker Tinggi, Nengah Tamba Berdayakan UMKM

Sejak pandemi Covid-19 mulai meluas, terjadi kelangkaan masker di Bali. Harga jual masker di pasaran pun relatif mahal dan sulit terjangkau.

Apalagi saat ini pemerintah mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, kebutuhan masker menjadi semakin tinggi.

Karena itulah, I Nengah Tamba, kandidat kuat Calon Bupati dari Koalisi Jembrana Maju memberdayakan UMKM di Jembrana untuk memproduksi masker kain.

"Saat ini di Jembrana sudah ada 4 pasien positif Covid-19, guna menghentikan penularan virus ini, masyarakat yang keluar rumah wajib menggunakan masker, disini ada peluang bagi UMKM untuk memproduksi masker kain," ujar Nengah Tamba.

Lebih lanjut Nengah Tamba menyatakan pemberdayaan penjahit ini dapat membantu perekonomian selama wabah Covid-19 terjadi.

"Dengan memproduksi masker kain ini, kita tidak hanya menghentikan penyebaran virus lebih meluas, tetapi juga membantu perekonomian para penjahit lokal, lebih baik membeli masker di penjahit lokal, sehingga uang akan beredar kembali di Jembrana," ujar Nengah Tamba.

Saat ini, I Nengah Tamba telah bekerjasama dengan 8 penjahit lokal yang perorang mampu memproduksi 50-80 masker perhari.

Sementara itu, Ni Luh Suarmini salah seorang penjahit asal Banjar Sebual 
Desa Dangin Tukadaya merasa senang dibantu bahan kain dan produk maskernya langsung dibeli.

Dalam memproduksi pesanan masker tersebut dia dibantu anaknya yang baru pulang dari Denpasar karena tempatnya bekerja di sebuah travel tidak beroperasi.

"Terimakasih atas bantuan Pak Nengah Tamba dan kami berharap wabah virus ini segera berakhir," pungkas Luh Suarmini.(Gede Wijaya)


TAGS :

Komentar