8 PMI Tiba Dari Jakarta, Gugus Tugas Jembrana Tempatkan di Jimbarwana

Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav Djefri Marsono Hanok, menyambut PMI yang datang dari Jakarta

LIPUTANJEMBRANA.COM, JEMBRANA- Delapan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jembrana tiba di Bali, Sabtu (9/5/2020) kemarin. Delapan PMI itu langsung ditempatkan di Hotel Jimbarwana untuk dilakukan isolasi. Kedatangan PMI sendiri melalui Pelabuhan Gilimanuk, setelah mereka tiba dari Jakarta dengan menumpangi bus.

Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav Djefri Marsono Hanok mengatakan, Delapan PMI itu tiba pada pukul 07.00 Wita, di Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Mereka tiba dengan rombongan 10 Bus dari Jakarta, yang mengangkut ABK Kapal Splendor. Dan untuk se Bali, ada sebanyak 181 orang PMI yang tiba. 
"Ketika tiba, awalnya kami langsung mengajak PMI makan dan akhirnya ditempatkan di Hotel Jimbarwana," ucapnya Minggu (10/5/2020).

Selain Djefri, kedatangan PMI juga dihadiri oleh Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi, Gd Nyoman Ari Darma Sentosa dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana.

Dari data yang dihimpun, beberapa hari lalu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melepas para PM di Hotel Hapel. Dalam kesempatan itu, Kembang mengaku, Pemerintah daerah total mengkarantina PMI hingga saat ini sebanyak 190 orang. Dan yang sudah pulang 126 orang. Untuk 32 yang terakhir pulang dari Hotel Hapel, semua negatif corona. Sehingga total sudah 158 PMI yang kembali ke rumah masing-masing atau di dalam tes kedua non reaktif Covid-19. Dan sisanya, yakni sebanyak 32 masih dalam isolasi di beberapa hotel. Secara total, maka PMI Jembrana yang diisolasi adalah sebanyak 198 orang. Dan saat ini dengan bertambahnya delapan orang, maka ada 40 PMI yang masih diisolasi.

Djefri menyebut, bahwa sesuai dengan pernyataan Kabid Pelayaran bahwa PMI yang baru tiba, tetap dilakukan Isolasi selama 14 hari, dimana pada hari ke 10 akan dilaksanakan Rapid Test. Dan diharapkan pada hari ke 14 sudah menerima hasil Rapid sehingga nantinya apabila dinyatakan negatif akan dipulangkan. Dan mereka yang sudah tiba di Bali, merupakan PMI yang lolos karena hasil rapid tes negatif.
"Mereka sudah menjadi tanggungjawab kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana. Untuk yang delapan orang. Jadi akan diawasi untuk makan, tempat tinggal dan kesehatan mereka," ungkapnya. (Gede Wijaya). 


TAGS :

Komentar