Sandiaga Uno bertemu Tamba bahas Pariwisata Bali

Di tengah Terpuruknya sektor Pariwisata di Indonesia akibat Pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo menunjuk Sandiaga Salahudin Uno menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diumumkan di Istana Negara (22/12). Penunjukan Bang Sandi (Sandiaga Uno,Red)  diharapkan mampu menjadi nahkoda baru dalam Memajukan dan menumbuhkan sector yang paling merasakan dampak Ekonomi.

Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melakukan kunjungan pertamanya ke Bali yang selama ini merasakan dampak buruk perekonomian akibat Pandemi Covid-19.

Ia melihat langsung alur penumpang yang tiba di bandara mulai turun dari pesawat, validasi formulir deklarasi kesehatan (E-HAC), dan surat keterangan Polymerase Chain Reaction (PCR), serta memantau alur penumpang saat mengambil bagasi. Menparekraf kemudian menuju area luar Terminal Domestik dan meninjau layanan tes cepat Covid-19 bagi calon penumpang dan menunjukan bahwa bali sudah siap untuk Menerima Wisatawan Kembali dengan Penerapan Standar Kesehatan Baru berbasis CHSE.

CHSE adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). CHSE mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020

Dalam Kesempatan lain, Sandiaga Uno juga mengadakan pertemuan Informal dengan beberapa Pelaku usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang ada di Bali bertempat di The Royal Santrian Hotel, Nusa Dua  membahas berbagai permasalahan yang harus diselesaikan dan dicari jalan keluarnya.

Dalam Kesempatan Itu pula, Sandiaga Uno bertemu dengan I Nengah Tamba, yang dalam kapasitasnya sebagai Sahabat lama sekaligus Ketua Persatuan Pengusaha Periklanan Indonesia (P3I) Bali. Dalam Pertemuan yang berlangsung hangat itu, banyak masukan, saran dan permasalahan yang harus segera diperbaiki untuk mengembalikan Roda Perekonomian Bali yang sebagian besar bersumber dari Pariwisata.

I Nengah Tamba yang saat ini Terpilih menjadi Bupati Kabupaten Jembrana pada Pilkada lalu (09/12), mengharapkan Bantuan dan dukungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk pengembangan berbagai potensi Obyek Wisata baru Khususnya di Kabupaten Jembrana agar mampu menjadi Pilihan alternatif Wisatawan yang sedang menikmati kunjungannya di Bali. Dalam Kesempatan yang sama, I Nengah Tamba juga menyampaikan, dari 6.275.210 Wisatawan Domestik dan Mancanegara (Data Tahun 2019) yang datang ke Bali, Kabupaten Jembrana hanya memperoleh kunjungan 29.297 atau 0,47% saja.

Dengan Dukungan dari Menteri, Tamba (I Nengah Tamba,red) yakin Jembrana mampu bersaing dengan Daerah lain di Bali dan mampu menjadi Destinasi Wisata Alternatif baru yang dapat diandalkan.


TAGS :

Komentar